PERAN PENTING BAWASLU DALAM PENGAWASAN PENCALONAN DAN PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH PADA PILKADA TAHUN 2020
|
Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat Ruhermasyah memaparkan agenda rapat koordinasi pengawasan tahapan pencalonan dan pemutakhiran data pemilih Pilkada Tahun 2020 \n\n\n\n\n\n\n\nPontianak – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kayong Utara menghadiri Rapat Koordinasi Tahapan Pencalonan dan Pemutakhiran Data Pemilih di Hotel Ibis Pontianak. Jum’at (13.03.2020).
\n\n\n\nDalam rapat Koordinasi tersebut di hadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Barat, Anggota KPU Provinsi Kalimantan Barat serta Anggota Bawaslu Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Barat.
\n\n\n\nKepala Bidang Fasilitasi Pendaftaran Penduduk Suryanata menjelaskan “Data penduduk ini dalam menunjang kelancaran Pilkada Serentak 2020 perlu adanya kerjasama antara KPU dan Bawaslu. Harapannya Disdukcapil dapat dilibatkan dalam proses pencoklikan supaya bisa mendapatkan hasil yg akurat”.
\n\n\n\nSuryanata juga menerangkan “dalam\npilkada ini disdukcapil memang sudah di instruksikan oleh Dirjen Kependudukan\nuntuk membantu dalam pelaksanaa pilkada serentak kaitan data kependudukan”.
\n\n\n\nAnggota KPU Provinsi Kalimantan Barat\nErwin menjelaskan proses atau tahapan pencalonan pilkada 2020.
\n\n\n\n“Untuk saat ini ada 3 kabupaten yang mempunyai\ncalon perseorangan, oleh karenanya penting pada momen ini disampaikan adanya\nkerjasama yang baik dengan disdukcapil kaitan data kependudukan karena dalam\nberkas pencalonan perseorangan tersebut berhubungan dengan data kependudukan\nsebagai syarat dalam dukungan pencalonan perseorangan” pungkasnya.
\n\n\n\nDalam kesempatan ini juga Erwin menyampaikan\n“bahwa KPU tidak mengenal hari libur, oleh karenanya perlu jalin komunikasi dan\nkerjasama yg baik dengan bawaslu dalam hal pengawasan setiap tahapan”.
\n\n\n\nPresiden Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kalimantan Barat Umi Rifdiyawati juga menyampaikan pentingnya Bawaslu dalam pengawasan krusial DPT untuk pilkada 2020.
\n\n\n\n“Ada tiga komponen penting dalam DPT yaitu data komprehensif, update dan bisa dipertanggungjawabkan. Dalam realita pada pemilu sebelumnya memang masih ditemui data-data yang perlu disempurnakan dan harapan kita bersama dalam pilkada Tahun 2020 ini DPT bisa lebih baik” pungkasnya Umi Rifdiyawati.
\n"