Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu 2019
|
Anggota Bawaslu Kabupaten Kayong Utara Dahlia berfoto bersama dengan pengawas perempuan lainnya.\n\n\n\n\n\n\n\n
Jakarta - Sebanyak hampir 600 orang perempuan pengawas pemilihan umum (pemilu) se-Indonesia berkumpul dalam kegiatan konsolidasi nasional yang diadakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) di Hotel Redtop Hotel dan Convention Center Jakarta, Sabtu (31/8/2019).
\n\n\n\ndalam sambutan Ketua Bawaslu Republik Indonesia Abhan mengapresiasi perjuangan kerja keras para perempuan pengawas pemilu dalam mengawal gelaran Pemilu 2019. Menurutnya, menjadi pengawas pemilu membutuhkan keberanian dan integritas yang kuat.
\n\n\n\n
\n\n\n\n"Maka keberadaan kaum hawa sebagai pengawas pemilu menunjukkan bahwa perempuan mampu bersaing dengan laki-laki," ucapnya dalam acara Konsolidasi Nasional Perempuan Pengawas Pemilu Se-Indonesia ini.
\n\n\n\nAbhan menegaskan, kaum ibu harus turut ambil bagian dalam seluruh bidang kehidupan ekonomi, sosial, dan politik. Dia bilang, perempuan mempunyai kesempatan setara dengan kaum laki-laki untuk turut mewarnai semua sendi kehidupan.
\n\n\n\n\n\n"Setiap diskriminasi terhadap perempuan untuk melakukan aktualisasi diri harus ditolak," cetus Abhan.\n\n
\n"